Skip to main content

REVIEW!!! CURUG CINULANG BANDUNG FT SUMEDANG - WISATA DI INDONESIA

 


Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh,
Alhamdulillah masih di beri kesempatan untuk melanjutkan postingan demi postingan, saya berdoa agar kita semua selalu diberi kesahatan oleh Allah dan jangan mengingkari nikmat yang telah diberikan.

Pada tanggal 14 Agustus 2019, saya bersama salah satu rekan saya melakukan perjalanan ke suatu Curug/Air Terjun di Provinsi Jawa Barat. Air terjun yang saya kunjungi adalah Curug Cinulang atau juga bisa disebut Curug SIndulang. Curug Cinulang ini sudah lama ada sejak sekitar tahun 1970, namun dari berdiri sampai sekitar tahun 2000, Curug Cinulang ini belum  dikelola dan masih bebas untuk dikunjungi atau bisa dibilang liar, masih terdapat cerita mistis, sepi tidak seramai sekarang. Mulai sekitar tahun 2000, Curug Cinulang dikelola oleh masyarakat setempat. Mau tahu lebih lanjut???
Ok, langsung saja kita mulai ulasan kali ini.

A.    LOKASI
Curug ini terletak di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, namun curug ini sebenarnya terletak di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang (hasil wawancara saya).
Untuk alamat lengkap Curug Cinulang berada di Cicalengka Sindang Wangi, Sindulang, Cimanggung, Sindulang, Kec. Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat 45364 atau lebih tepatnya bisa dilihat Google Maps dibawah ini:



Untuk rute, jika kita berangkat dari arah Bandung atau sekitarnya, maka kita harus menuju pintu tol Cileunyi dan ambil jalan antar provinsi ke arah Garut/Tasikmalaya, jalan ini menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Barat via Pansela (Pantai Selatan). Setelah menemukan pusat kecamatan Cicalengka, kita ambil ke arah jalan Darham Cikopo. Untuk jalan utama adalah jalan Curug Cinulang dan jalan alternatif adalah jalan Dengkeng. Jarak Curug Cinulang dari Jalan Bandung Tasikmalaya sekitar 8 km. Saya berangkat menggunakan sepeda motor dari Kec. Jatinangor dan menghabiskan waktu sekitar 45 menit untuk sampai di Curug Cinulang. 




Jalan menuju curug ini bisa di akses oleh sepeda motor, mobil, dan bis berukuran kecil. Jalanan menuju Curug Cinulang sangat menyenangkan, karena di jalan ini kita di suguhkan dengan pemandangan yang hijau dan sangat indah.



Jalanan berkelok, tikungan tajam, sampai tanjakan tajam. Ketika berangkat menggunakan motor, saya mencoba melewati jalan alternatif (Jalan Dengkeng) yang memberikan waktu lebih cepat sekitar 5 menit, tapi sayangnya jalanan ini sangat tidak direkomendasikan bagi motor yang kurang sehat, karena jalan alternatif ini kecil, jalanan berlubang parah, dan tanjakan yang sangat tajam. Jadi, untuk kalian yang ingin lewat jalan ini, harus persiapkan segala keperluan agar bisa selamat, jangan lupa untuk selalu berdoa.

Setelah sampai tujuan, maka akan saya jelaskan tentang Curug Cinulang ini.





B.     TIKET MASUK
Tiket masuk Curug Cinulang tergolong murah, dari hasil investigasi dan pengalaman saya, tiket masuk untuk 1 orang sebesar Rp. 10.000, dan parkir sebesar Rp.10.000, karena saya bersama rekan saya mengeluarkan uang sebesar Rp. 30.000 untuk 2 orang dan 1 motor. Disini kita juga diberikan fasilitas penitipan helm tanpa tambahan biaya, ini merupakan fasilitas yang sangat baik menurut saya, karena helm akan terjaga dari kehilangan dan tidak ada tambahan biaya apapun.
C.    FASILITAS
Curug Cinulang menyediakan tempat motor yang aman, namun untuk parker mobil saya kurang begitu paham, sepertinya tidak ada parker khusus yang diberikan, semoga saja ini tidak mengurangi keamanan yang ada.

Curug Cinulang menyediakan banyak toilet, musala, dan warung makan. Namun, saya belum sempat untuk melakukan pengecekan ke musala dan toiletnya, karena saya hanya mengunjungi Curug Cinulang dalam waktu singkat. 



Saya hanya mengunjunngi salah satu warung makan, minum teh hangat (Rp.4000) sembari menikmati indahnya Curug Cinulang ini. Harga di warung makan masih standard, tidak terlalu mahal. Jadi, bagi kita yang berkantong tipis tidaklah masalah. Saran saya, kita harus tetap membeli minimal 1 jajanan karena akan sangat membantu meningkatnya perekonomian warga setempat.

Secara keseluruhan, wisata ini masih kurang tertata, seperti belum terurus, memang wisata Curug Cinulang ini belum dikelola langsung oleh Pemda, melainkan masih ditingkat kelurahan (hasil wawancara). Saya memberikan saran agar segera diadakan pengembangan terhadap wisata ini agar kedepannya wisata ini berkembang pesat dan menjadi primadona bagi masyarakat.
D.    CURUG CINULANG



      Ketika kita tiba di pintu masuk Curug Cinulang, tidak serta merta Curug Cinulang bisa kita nikmati,  kita harus berjalan menuruni tangga untuk bisa melihat langsung curug ini. Saat kita menuruni tangga, kita juga bisa melihat langsung Curug Cinulang dari atas, ini merupakan hal yang mengesankan.
Foto Curug Cinulang dari atas:



Selama menuruni tangga, kita akan menemukan banyak warung makan yang sudah disediakan. Setelah sampai dibawah, disinilah kita bisa menikmati indahnya alam Indonesia ini, dan kita haru bangga bahwa alam Indonesia merupakan alam yang sangat mempesona.


Curug ini masih sangat alami dan keadannya pun masih sangat bersih, hanya saja masih ada sedikit sampah yang dibuang oleh sampah negara, kalau hanya sampah daun itu masih wajar. Pesan buat kalian yang suka membuang sampah plastik sembarangan atau yang lainnya, jangan ulangi hal itu lagi, karena akan sangat berbahaya bagi alam.

Curug Cinulang ini memiliki 3 cabang curug, namun saat musim kemarau ada 1 curug yang mati, namun tentunya tidak mengurangi keindahan yang ada di Curug Cinulang ini. Airnya bersih, mengalir indah, dan tidak berbahaya untuk berenang. Curug yang satu ini biasa digunakan untuk berenang oleh wisatawan.




Bagi kita yang memang suka berfoto, sangat wajib untuk mengambil kenangan disini, baik bersama keluarga, teman, atau istri tercinta. Spot foto yang ada adalah curug, jembatan kayu, dan bebatuan dengan air mengalir.

Dari semua ulasan diatas, sudah pasti saya sangat rekomendasikan untuk kalian yang belum pernah berkunjung kesini, datang dan nikmati indahnya alam Indonesia yang satu ini.


Mungkin cukup sampai disini untuk ulasan kali ini, jika ada kesalahan penulisan atau yang lainnya boleh untuk di komentari agar kedepannya blog ini bisa bermanfaat bagi semua orang. Jangan lupa juga,  untuk share ke orang lain, agar seluruh Indonesia tahu apa yang dimilikinya.

Terima Kasih,

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh

Salam Jelajah Negara,

Penulis,

Anonymous












Comments